Video Tutorial Belajar Membuat Website Pemula di Minahasa Selatan

Video Tutorial Belajar Membuat Website Pemula di Minahasa Selatan – Bagi orang-orang yang menginginkan belajar cara membawa dampak web, WordPress adalah pilihan paling baik.

Hampir tidak tersedia pemilik web yang tidak kenal WordPress.

Alasannya gara-gara gratis, fiturnya tidak terbatas, dan sistem belajarnya terlampau enteng. Bahkan kalau anda belum dulu memegang pc di awalnya pun anda akan mampu membuat website didalam 5 menit.

Itulah baru sejengkal kehebatan WordPress.

Dalam seri wejangan ini kamu akan studi dasar-dasar WordPress, mulai dari instalasi sampai menguasai fitur-fiturnya.

Dalam 30 menit ke depan, anda termasuk akan bisa memicu sebuah situs berbasis WordPress.

Apa itu WordPress?
WordPress adalah sebuah Content Management System (CMS) yang bersifat open source. Dalam bhs yang lebih gampang dimengerti, WordPress merupakan sebuah software yang bakal memudahkan kamu untuk sebabkan situs dan mengelola konten secara online.

Video Tutorial Belajar Membuat Website Pemula di Minahasa Selatan

Anda sendiri pun secara mengerti atau tidak memahami tentu sudah pernah singgah ke web site berbasis WordPress. Wajar, gara-gara lebih berasal dari 25% website di internet dibuat dengan WordPress.

Bahkan website-website terbesar di dunia pun gunakan WordPress.

Ini sebagian di antaranya:

Website pengguna WordPress
Selengkapnya tersedia di halaman ini.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Bahasa Indonesia menduduki posisi ketiga sebagai bhs yang paling banyak digunakan di WordPress bersama dengan persentase 2,4%. Hanya kalah dari Bahasa Inggris dan Bahasa Spanyol yang sesungguhnya digunakan oleh banyak negara.

Ini artinya ada terlalu banyak web site berbasis WordPress di Indonesia.

Mengapa WordPress mampu sedemikian populernya?
Alasan utamanya yaitu dikarenakan sistem pembuatannya terlampau ringan, layaknya yang udah saya nyatakan tadi. Bahkan orang yang baru kenal computer pun dapat sebabkan website didalam 5 menit bersama WordPress.

Selain itu, juga dikarenakan gratis.

Tapi bukan cuma itu, inilah alasan utama kenapa website-website besar pakai WordPress:

Dengan WordPress, kami tidak harus membangun website berasal dari nol sehingga banyak waktu dan tenaga yang dapat dihemat
WordPress bisa dimodifikasi secara bebas dan tanpa batas cocok keperluan si pemilik website, baik secara penampilan maupun fitur
Banyak theme dan plugin yang tersedia sehingga kamu mampu membuat perubahan penampilan dan dan beri tambahan fitur walaupun tidak mengerti sedikit pun perihal programming
Proses belajarnya amat mudah
WordPress konsisten dikembangkan dan diperbaharui oleh jutaan programmer di dunia
WordPress miliki komunitas pengguna terbesar. Kalau anda mengalami kesulitan, jawabannya dapat ditemukan bersama ringan di internet
Dengan alasan-alasan tersebut, sejak 2003 sampai saat ini WordPress tetap menjadi CMS yang paling populer.

Pada awalannya, WordPress hanya digunakan untuk mengakibatkan blog…

…tapi sekarang WordPress terhitung kerap digunakan sebagai web site bersama dengan kegunaan lain, misalnya web komunitas, jual beli, direktori, portfolio, profil perusahaan, dan lain-lain.

Itulah sekilas mengenai WordPress.

Tanpa panjang lebar lagi, mari kami mulai ke bab pertama anjuran ini

Saat mendambakan membawa dampak web, terutama yang berbentuk blog, kamu dapat mendengar orang-orang di internet yang membanding-bandingkan antara WordPress.org, WordPress.com, dan Blogger.

Ini kebanyakan bakal mengakibatkan orang-orang bingung.

Lebih parahnya kembali, anda sanggup keliru menentukan.

Oleh gara-gara itu, sekarang bakal kami bahas secara obyektif apa saja kelebihan dan kelemahan dari masing-masing platform.

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org
Pertama, kita bahas pernah ke-2 saudara kembar ini.

Meskipun namanya serupa dan berasal berasal dari perusahaan yang sama, tapi WordPress.org dan WordPress.com punya perbedaan yang amat besar.

Secara pengertian, WordPress.org merupakan layanan self hosted, sedangkan WordPress.com merupakan fasilitas hosted.

Apaan tuh?

Supaya enteng dipahami, kami ibaratkan layaknya area tinggal:

Self hosted itu ibarat rumah khusus. Rumah yang seutuhnya milik anda sendiri, di tanah sendiri, dan bukan punya orang lain.

Sedangkan hosted itu layaknya apartemen. Tanahnya bukan milik anda, anda cuma mempunyai sebuah unit di sebuah apartemen tersebut. Apartemennya milik orang lain.

Perbandingan hosted dan self hosted
(Blogger.com juga juga hosted)

Sudah bisa gambarannya?

Intinya, WordPress.org self hosted ini 100% milik kamu.

Sekarang, mari kita bandingkan ketiganya dari beraneka segi.

Popularitas
WordPress (hosted dan self-hosted) sementara ini berada di peringkat pertama sebagai CMS yang paling populer bersama persentase pasar sebesar 39% daripada keseluruhan pengguna CMS lain.

Sedangkan Blogger tersedia di peringkat 4 dengan persentase pasar 1%.

Peringkat popularitas CMS
Tabel di atas diambil berasal dari sini.

Kemudahan untuk dibuat
WordPress.com dan Blogger setara. Keduanya merupakan yang paling gampang dibikin sebab anda cuma perlu mendaftarkan account di websitenya masing-masing Video Tutorial Belajar Membuat Website Pemula di Minahasa Selatan .

Mendaftar di WordPress
Sedangkan WordPress.org sedikit lebih sulit.

Untuk memicu web berbasis WordPress.org, anda harus menyewa hosting dan domain sesudah itu laksanakan instalasi.

Tahapannya dijelaskan di dalam bab selanjutnya.

Biaya pembuatan dan pengembangan
Lagi-lagi di sini WordPress.com dan Blogger setara.

Anda tidak wajib cost mirip sekali untuk membuat akun di keduanya. Meskipun tersedia batasan storage, nantinya kamu mampu membayar bulanan untuk meningkatkan kapasitas.

WordPress.com dibatasi 3 GB, $99/tahun untuk upgrade menjadi 13 GB.

Sedangkan di Blogger gratis 15 GB (untuk foto tidak terbatas). Ini daftar paket harga untuk menambah kapasitasnya, merasa berasal dari $4/bulan.

Paket harga storage Google
Anda terhitung tidak butuh belanja domain kalau anda senang alamat web site anda jadi layaknya ini: websiteanda.blogspot.com atau websiteanda.wordpress.com.

Supaya menjadi websiteanda.com, biayanya Rp 100.000 per th..

Untuk WordPress.org, kamu butuh biaya hosting dan domain.

Biayanya hosting dan domain kira-kira Rp 350.000 – 400.000 per th.. Kapasitas hosting untuk harga ini rata-rata 1-10 GB (tergantung sarana hosting mana)

Kesimpulannya:

WordPress.org butuh biaya awal, WordPress.com dan Blogger tidak butuh. Tetapi dalam perkembangannya nanti, WordPress.org jadi lebih murah.

Kemudahan untuk digunakan
Sebetulnya ketiganya setara.

Untuk mempelajari dasar-dasarnya, hingga anda bisa menulis dan menerbitkan tulisan, ketiga pilihan ini mirip mudahnya.

Tapi di sini ada sebagian pertimbangan lagi:

WordPress.com dan .org lebih enteng untuk dikelola dan miliki penampilan dasbor yang lebih ramah. Blogger sedikit lebih membingungkan terlebih disaat anda mengidamkan mencari suatu menu di dasbornya.

Meskipun begitu, bedanya tidak seberapa.

Setelah manfaatkan selama 1-2 hari, kamu akan terbiasa.

Dashboard WordPress

Ada 2 hal yang mendambakan saya bahas didalam bagian ini.

Pertama, jikalau kita memandang tampilan dasarnya tanpa mengubah apa pun di dalamnya. WordPress (.com dan .org) unggul dibandingkan Blogger.

Ini dikarenakan tampilan dasar Blogger layaknya sudah ketinggalan jaman.

Kedua, secara fleksibilitas penampilan.

Yang paling fleksibel adalah WordPress.org.

Ada ribuan template gratis dan berbayar yang bisa kamu menggunakan. Kalau anda masih tidak bahagia, bisa termasuk tukar sendiri hingga cocok selera.

Di peringkat kedua adalah Blogger.

Meskipun pilihan template di Blogger tidak banyak, tapi tampilannya mampu kamu ganti sendiri cocok selera jika anda tahu HTML dan CSS.

Sedangkan WordPress.com paling tidak fleksibel. Hanya tersedia sedikit pilihan template dan tidak sanggup diubah-ubah ulang.

Peringkat untuk fleksibilitas tampilan:

WordPress.org
Blogger
WordPress.com

Fitur
Kalau kami menyaksikan fitur basic sebagai CMS, ketiganya setara. Sama-sama sanggup membuat post dan page, memasukkan gambar, video, dan multimedia lain.

Tapi blogger miliki kelemahan:

1 halaman dibatasi cuma dapat berukuran 1 MB. Jadi kamu tidak bakal mampu sebabkan 1 halaman yang memuat banyak gambar.

Kalau kita melihat secara fleksibilitas, WordPress.org unggul.

Di WordPress.org self hosted, kamu bisa mengimbuhkan fitur-fitur ekstra dengan perlindungan plugin. Ada ratusan ribu plugin yang dapat anda manfaatkan secara gratis.

Karena sifatnya open source, kita termasuk bisa modifikasi seluruh fiturnya.

Peringkat untuk fleksibilitas fitur:

WordPress.org
Blogger
WordPress.com
Monetisasi dengan iklan
Karena banyak orang yang dambakan mengakibatkan blog untuk beroleh uang dengan menggunakan iklan (misalnya AdSense berasal dari Google), maka ini harus saya bahas di Video Tutorial Belajar Membuat Website Pemula di Minahasa Selatan .

Ini hal utama yang kudu kamu ketahui:

WordPress.com hosted tidak mengijinkan menempatkan Google AdSense.

Jadi kamu tidak sanggup mendapatkan pendapatan berasal dari iklan jikalau kamu memanfaatkan WordPress.com. Tapi kamu senantiasa sanggup mendapatkan penghasilan bersama langkah lain andaikata berjualan produk.

Selengkapnya seperti ini untuk WordPress.com:

Iklan berasal dari advertising network (AdSense dan sejenisnya) tidak diijinkan
Tapi anda diijinkan sediakan slot iklan secara manual
Sponsored post terhitung diperbolehkan
Kalau web kamu sudah memadai tenar, kamu bisa menempatkan WordAds (sejenis AdSense, milik WordPress)
Kalau kamu manfaatkan WordPress VIP, iklan diperbolehkan
Sedangkan di WordPress.org tidak tersedia persoalan sebab tidak ada yang mengatur, anda sanggup manfaatkan AdSense atau advertising network manapun.

Untuk Blogger, sebab punya Google sendiri menjadi tentu mampu.

Kepemilikan dan kontrol
Karena sifatnya hosted, WordPress.com dan Blogger punyai persoalan yang besar:

Websitenya bukan 100% milik anda.

Ada banyak keterbatasan di dalamnya, terhitung yang telah disebutkan tadi. Seperti tidak bisa mengganti template dan menaikkan plugin.

Selain itu, ada 1 hal yang lebih mutlak lagi…

…website kamu dapat dihapus sewaktu waktu tanpa pemberitahuan.

Meskipun jarang dan tidak kemungkinan tanpa karena, tapi WordPress.com dan Blogger miliki hak untuk menghapus website kamu.

Kalau telah dihapus, situs yang kamu buat lenyap.

Tidak dapat dikembalikan kembali. Bahkan konten-konten yang sudah kamu bikin tidak sanggup disita ulang.

Mitos-mitos yang kerap beredar
Karena banyaknya orang yang perhitungkan dalam pilih Blogger atau WordPress, seringkali ada Info yang salah di luar sana.

Ini yang wajib kamu perhatikan…

Berikut lebih dari satu pengakuan yang salah namun sering disebutkan:

Mitos 1: WordPress.org hanya untuk orang yang sudah berpengalaman
WordPress.org self hosted sebetulnya perlu sedikit upaya di dalam sistem instalasinya.

Tapi sama sekali tidak sulit.

Bahkan kalau anda bertanya orang yang sudah dulu mencoba ke-2 platform ini, Blogger dan WordPress, mereka tentu bilang WordPress lebih mudah digunakan.

Biasanya orang-orang puas bilang WordPress rumit karena tersedia script, database, kode-kode PHP, dsb.

Padahal yang layaknya itu tidak mesti kamu sentuh sedikit pun.

Mitos 2: Blogger lebih safe daripada WordPress
Sekilas sebenarnya sepertinya masuk akal…

…mengingat dikarenakan blogger itu miliknya perusahaan sebesar Google, namun WordPress itu kami bangun sendiri.

Tapi kenyataannya tidak juga.

Software WordPress senantiasa diupdate secara rutin supaya celah keamanannya tertutup rapat.

Keduanya setara.

Asalkan anda tidak menginstall plugin atau template bajakan yang berpotensi terinfeksi virus.

Lagipula kalau web site kamu masih baru, tidak bakal tersedia orang yang bakal iseng-iseng melaksanakan hacking ke situs kamu.

Mitos 3: WordPress sering down atau tidak sanggup diakses
Ini cuma jikalau anda menentukan hosting yang tidak jelas.

Kalau kamu belanja hosting yang umum digunakan oleh orang-orang, tidak akan ada kasus.

Mitos 4: WordPress.org sering rusak/error
Hanya terkecuali kamu iseng mengutak-atik kode-kode di dalamnya.

Alasan kenapa WordPress.com dan Blogger tidak mampu rusak karena kamu tidak bisa mengubah kodenya (selain HTML dan CSS).

WordPress.org termasuk tidak akan dapat rusak kecuali kamu tidak mengutak-atik perihal yang tidak anda ketahui fungsinya.

Mitos 5: Hanya pengguna WordPress.org yang bisa sukses
Tidak benar.

Secara fitur, penampilan, dan fleksibilitas, WordPress.org sesungguhnya lebih unggul dibandingkan yang lain.

Tapi situs berbasis WordPress.org tidak miliki hak tertentu dibandingkan Blogger didalam perihal pembuatan konten dan pemasarannya (selain branding).

Yang perlu adalah isinya dan langkah kami menyajikan isinya.

Blogger dan WordPress.com juga sanggup jadi sukses.

Meskipun fiturnya terbatas, namun terkecuali kamu bisa membuat konten yang berkwalitas, maka situs kamu pasti mampu berhasil.

Itulah beberapa perbandingan CMS yang populer.

Tulisan saya di atas kemungkinan sepertinya condong memilih WordPress.org daripada pilihan lain, tapi seluruhnya saya tulis secara obyektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *